Gambaran Penerimaan Diri Siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA)
(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author
Abstract
Penerimaan diri penting bagi remaja karena berperan penting dalam pembentukan identitas dan kestabilan emosi. Remaja yang mampu menerima diri cenderung lebih percaya diri, mampu mengelola emosi dan menjalin hubungan sosial yang sehat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerimaan diri siswa berdasarkan teori Bernard. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 285 siswa melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket skala likert berdasarkan teori Bernard yang mencakup dua aspek: kesadaran diri untuk menghargai sikap positif dan menanggapi kejadian negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerimaan diri siswa SMAN 1 Ampek Angkek secara umum berada dalam kategori baik (71,58%), (2) aspek menghargai sikap positif juga tergolong baik (66,67%), (3) aspek menanggapi kejadian negatif berada dalam kategori baik (63,86%). Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi guru, konselor, dan orang tua dalam mendukung remaja mengembangkan penerimaan diri melalui pendekatan edukatif dan psikologis yang sesuai.
References
Abharini, A., Rusmana, N., & Budiman, N. (2023). The Development of Self-Acceptance in Adolescents (Descriptive Study of Grade XI High School Student in Subang). G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(01).
Andini, A. P. (2022). Hubungan Penerimaan Diri dengan Body Image Pada Remaja Putri yang Aktif Melihat Vidio Tiktok. Jurnal Penelitian Psikologi. Untag Surabaya.
Fitri, E., Zola, N., & Ifdil, I. (2018). Profil Kepercayaan Diri Remaja serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(1).
Fitriana, I., & Hartatu, S. (2021). Tingkat Penerimaan Diri Siswa dalam Konteks Perkembangan Remaja. Jurnal Konseling Indonesia, 5(2).
Gunawan, F. M., Nadhirah, N. A., & Saripah, I. (2024). Profil Penerimaan Diri Remaja Pengguna Media Sosial. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 8(1).
Islami, A. C., & Fitriyani, H. (2022). Gambaran Self-Acceptance (Penerimaan Diri) Pada Remaja yang Tinggal Bersama Orang Tua Tunggal Ibu. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 11(2).
Jain, R. B., Kumar, A., & Khanna, P. (2013). Assessment of Self-Awareness Among Rural Adolescents: A Cross-Sectional Study. Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, 17(7).
Legistini, L., Flurentin, E., & Ramli, M. (2020). Hubungan Antara Konsep Diri dan Interaksi Sosial dengan Penerimaan Diri Siswa di SMA Negeri 10 Malang. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling Universitas Negeri Malang “Arah Kurikulum Program Studi Bimbingan Dan Konseling Indonesia Di Era Merdeka Belaja, 5.
Mappiare, A. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.
Masrura, Z., Julista, R., & Hafrindar. (2023). Pemaafan Dan Penerimaan Diri Pada Remaja Di Panti Asuhan. Insight: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(2), 178–193.
Nesi, J., & Prinstein, M. J. (2015). Using Social Media for Social Comparison and Feedback-Seeking: Gender and Popularity Moderate Associations with Depressive Symptoms. Journal of Abnormal Child Psychology, 43(8).
Ningsih, D. R. (2019). Model Pendekatan Person Centered dalam Upaya Meningkatkan Konsep Diri Remaja. Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(1).
Purnawan, R. A., & Situmurang, N. Z. (2021). Peranan Regulasi Emosi, Kontrol Diri, Penerimaan Diri Terhadap Perilaku Agresif Siswa SMP Di Yogyakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(1).
Rahmah, R. (2019). Penerimaan Diri Bagi Penyandang Disabilitas Netra. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 18(2).
Sarwono, S. W. (2012). Psikologi Remaja (Cet. 15). Jakarta: Rajawali Pers.
Supratiknya, A. (2003). Komunikasi Antarpribadi Tinjauan Psikologis (8th ed.). Yogyakarta: Kanisius.
Syukur, Y., Neviyarni, & Zahri, T. N. (2019). Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Padang: CV IRDH.
Ulan, A., Idris, I., & Alwi, N. M. (2021). Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Permainan untuk Membantu Meningkatkan Penerimaan Diri Siswa. Pedagogika, 12(1).
Ulfa, L. A., & Netrawati. (2024). Kondisi Penerimaan Diri Fisik dan Kesehatan Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2).
Wijaya, T. A., Yaslim, N. P., Permatasari, A. M. P., Yosevina, G. R., & Mamahit, H. C. (2023). Penerimaan Diri Generasi Z Di Era Perkembangan Media Sosial. Jurnal Psiko Edukasi, 21(1).
Wulandari, A. R., & Susilawati, L. K. P. A. (2016). Peran Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial terhadap Konsep Diri Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 3(3).
Yendi, F. M., Ardi, Z., & Ifdil, I. (2014). Counseling Services for Women in Marriage Age. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(3).
Zarniati, Alizamar, & Zikra. (2014). Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Meningkatkan Kegiatan Belajar Peserta Didik. Konselor, 3(1).
DOI: 10.24036/01307cons
Article Metrics
Abstract View : 8 timesPDF : 2 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.