Analisis Kohesi Sosial Mahasiswa Papua di Lingkungan Universitas Negeri Padang
(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kohesi sosial mahasiswa Papua di Universitas Negeri Padang (UNP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 28 mahasiswa Papua yang tergabung dalam organisasi kedaerahan di UNP. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala kohesi sosial dan dianalisis melalui bantuan perangkat lunak SPSS, termasuk uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kohesi sosial mahasiswa Papua berada pada kategori sedang, dengan persentase rata-rata sebesar 57% dari skor ideal. Seluruh responden berada pada kategori ini, tanpa ada yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, tinggi, rendah, maupun sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan adanya rasa kebersamaan yang cukup kuat di antara mahasiswa Papua dan lingkungannya, namun belum berkembang secara optimal dalam interaksi sosial yang lebih luas di lingkungan kampus. Faktor budaya, tekanan sebagai kelompok minoritas, serta dinamika interaksi sosial di lingkungan akademik turut mempengaruhi kondisi tersebut. Penelitian ini menyarankan pentingnya intervensi yang mendukung integrasi sosial lintas budaya di perguruan tinggi untuk meningkatkan kohesi sosial mahasiswa Papua secara lebih menyeluruh. Penelitian ini memunculkan novelty yang kuat untuk riset ethnic khususnya mahasiswa papua di UNP.
References
Ainah, N., Zulkifli, M., & Iderus, M. H. S. (2025). Dinamika Interaksi Sosial Lintas Agama: Persepsi dan Perilaku Toleransi Beragama di Perguruan Tinggi. Indonesian Journal of Islamic Religious Education, 3(1), 33-46.
Anggraini, S., Rifai, M., & Muhid, A. (2021). Peran layanan bimbingan dan konseling komprehensif dalam perencanaan karier pada siswa SMA. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 16-23.
Carron, A. V., & Brawley, L. R. (2000). Cohesion: Conceptual and measurement issues. Small group research, 31(1), 89-106.
Chudzaifah, I., Hikmah, A., & Pramudiani, A. (2021). Tridharma perguruan tinggi. Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Dan Pendampingan Masyarakat, 1(1), 79-93. https://doi.org/10.47945/al-khidmah.v1i1.384
Danisa, S. Z. (2024). ADAPTASI MAHASISWA PAPUA DI JAKARTA (STUDI MAHASISWA PAPUA DI UNIVERSITAS NASIONAL) Universitas Nasional].
Dovidio, J. F., Hewstone, M., Glick, P., & Esses, V. M. (2010). Prejudice, stereotyping and discrimination: Theoretical and empirical overview. Prejudice, stereotyping and discrimination, 12, 3-28.
Farhaeni, M., & Martini, S. (2023). Pentingnya pendidikan nilai-nilai budaya dalam mempertahankan warisan budaya lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(2).
Fatika, C. and Bahari, A. (2024). Peranan mahasiswa dalam mendukung praktik keberlanjutan pada perguruan tinggi. Journal of Economic Bussines and Accounting (Costing), 7(5), 1561-1575. https://doi.org/10.31539/costing.v7i5.11654
Festinger, L. (1950). Informal social communication. Psychological review, 57(5), 271.
Garaika, G. and Feriyan, W. (2019). Promosi dan pengaruhnya terhadap terhadap animo calon mahasiswa baru dalam memilih perguruan tinggi swasta. Jurnal Aktual, 16(1), 21-27. https://doi.org/10.47232/aktual.v16i1.3
Machali, Imam. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Panduan Praktis Merencanakan, Melaksanakan, dan Analisis dalam Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta.
O’Reilly, M. and Parker, N. (2012). ‘unsatisfactory saturation’: a critical exploration of the notion of saturated sample sizes in qualitative research. Qualitative Research, 13(2), 190-197. https://doi.org/10.1177/1468794112446106
Pertiwi, E. and Juwita, R. (2023). Keefektifitasan aromaterapi lavender dalam menurunkan stres pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 11(01), 82-90. https://doi.org/10.47794/jkhws.v11i01.489
Rahayu, M. and Arianti, R. (2020). Penyesuaian mahasiswa tahun pertama di perguruan tinggi: studi pada mahasiswa fakultas psikologi uksw. Journal of Psychological Science and Profession, 4(2), 73. https://doi.org/10.24198/jpsp.v4i2.26681
Ramiah, A., Hewstone, M., & Schmid, K. (2011). Social identity and intergroup conflict. Psychological Studies, 56(1), 44-52. https://doi.org/10.1007/s12646-011-0075-0
Rezeki, A., Ihsan, A., Pratiwi, L., Handriyani, R., Rinaldo, A., & Syamsir, S. (2023). Peranan interaksi sosial dalam meningkatkan pemahaman budaya antar mahasiswa di lingkungan kampus universitas negeri padang. JCS, 2(7), 2020-2024. https://doi.org/10.59188/jcs.v2i7.432
Saniskoro, B. and Akmal, S. (2020). Peranan penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di jakarta. Jurnal Psikologi Ulayat, 4(1), 96-106. https://doi.org/10.24854/jpu67
Smith, T. and Silva, L. (2011). Ethnic identity and personal well-being of people of color: a meta-analysis.. Journal of Counseling Psychology, 58(1), 42-60. https://doi.org/10.1037/a0021528
Stümer, D. (2022). The identities of second-generation indonesian diaspora communities. Kne Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v7i6.10628
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Tragakis, M. and Smith, J. (2010). The relation between social identity integration and psychological adjustment: a focus on mainstream and marginalized cultural identities. Identity, 10(3), 201-221. https://doi.org/10.1080/15283488.2010.495909
Widyasri, N. and Heng, P. (2023). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri mahasiswa tingkat pertama (studi pada masa pandemi covid-19). Jurnal Muara Ilmu Sosial Humaniora Dan Seni, 6(2). https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v6i2.18765.2022
Wijanarko, E. and Syafiq, M. (2017). Studi fenomenologi pengalaman penyesuaian diri mahasiswa papua di surabaya. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 3(2), 79. https://doi.org/10.26740/jptt.v3n2.p79-92.
DOI: 10.24036/0051288ijaccs
Article Metrics
Abstract View : 18 timesPDF : 3 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.