Hubungan Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Pendidikan UNP
(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(3) Universitas Negeri Padang
(4) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author
Abstract
Salah satu kesulitan mahasiswa dalam beradaptasi yaitu rendahnya kemampuan saling mendukung, tolong-menolong, dan bekerja sama. Hal itu disebut dengan perilaku prososial, salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa baru FIP UNP, yang berjumlah 1632 orang mahasiswa dan sampel sebanyak 322 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen regulasi emosi dan instrumen perilaku prososial dengan menggunakan skala model Likert. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif yaitu uji normalitas, uji linearitas dan uji korelasional pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi yang dimiliki oleh mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 138,25 dengan persentase 74,73% dari skor ideal, perilaku prososial yang dimiliki mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor sebesar 211,46 dengan persentase 79,80% dari skor maksimal, dan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara regulasi emosi dan perilaku prososial pada mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,366 dan signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu dengan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik cenderung menunjukkan tingkat perilaku prososial yang lebih tinggi dan perlunya implikasi hasil penelitian terhadap bimbingan konseling di perguruan tinggi melalui peranan konselor agar dapat memberikan layanan yang tepat dan sesuai.
References
Al Fikhri, M., Ifdil, I., Yendi, F. M., Adlya, S. I., & Putra, A. H. (2025). The Paradox of Academic Stress in the Digital Age: A Comparative Analysis of Academic Social Comparison and Digital Self-Regulation in University Students. International Journal of Applied Counseling and Social Sciences, 6(02), 19-30.
Baron, R.A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial Edisi Kesepuluh Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Eisenberg, N., Spinrad, T. L., & Knafo, A. (2015). Prosocial Development. In R. M. Lerner, & M. E. Lamb (Eds.), Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7 ed., Vol. 3, pp. 610-658). John Wiley & Sons, Inc.. https://doi.org/10.1002/9781118963418.childpsy315
Gross, J. J. (2014). Handbook of Emotion Regulation. ebook THE GUILFORD PRESS.
Hariko, R. (2018). Pengembangan perilaku prososial siswa melalui pelayanan bimbingan dan konseling. In Seminar Konseling 2017. Fakultas Ilmu Pendidikan UNP.
Hariko, R. (2021).Bimbingan Kelompok Agentik (model peningkatan perilaku prososial siswa). Malang: Literasi Nusantara.
Nurfarhanah, N., Ceria, P., & Karina, A. A. (2024). Emotional regulation of students in following online learning: What are the implications of counseling?. ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling, 5(2), 127-133. https://doi.org/10.21831/progcouns.v5i2.54038
Prayitno & Amti. (2004). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta
Prayitno & Erman, A. (2015). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakatra: Rineka Cipta.
Putra, A. H., & Ahmad, R. (2020). Improving academic self efficacy in reducing first year student academic stress. Jurnal Neo Konseling, 2(2).
Putra, A. H., & Hariko, R. (2023). Studi Deskriptif Kebahagiaan pada Mahasiswa Baru. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 8(2), 57-62.
Putra, A. H., & Ardi, Z. (2024). Determinant Factors of Academic Stress: A Study of First-Year University Students in Indonesia. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 55-67.
Putra, A. H., Bah, Y. M., Ibrahim, K. H., Bah, I. S., & Ardi, Z. (2025). What Predicts Hopelessness Among Muslim Final-Year Students in Indonesia? A Psychosocial Investigation. KONSELOR, 14(2), 199-216.
Rahmawati, P., Julianingsih, N. N., & Purwantini, L. (2018). Hubungan Antara Regulasi Emosi Dengan Perilaku Prososial Pada Mahasiswa Di Bekasi.
Silfiyah, K., Suroso, & Rini, A. P. (2019). Hubungan antara religiusitas dan regulasi emosi dengan perilaku prososial pada remaja di SMK Ketintang Surabaya. At-Tuhfah: Jurnal Keislaman, 8(2), 26–38.
Syukur, Y., Zahri, T. N., Neviyarni. (2019). Bimbingan dan konseling di sekolah. Malang: IRDH.
Syukur, Y., Zahri, T. N., & Putra, A. H. (2023). Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada.
Thompson, R. A. & Gross J. J. (2007). Emotion Regulation: Conceptual Foundations. https://www.researchgate.net/publication/303248970
Winkel & Hastuti. (2013). Bimbingan Konseling di Instituasi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi
Yusuf, P. M., & Kristiana, I. F. (2017). Hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Empati, 7(3), 98–104.
Zonya, O. L & Sano, A. (2019). Differences In the Emotional Regulation of Male and Female Students. Jurnal Neo Konseling, 1(3), 1–5.
DOI: 10.24036/0051380ijaccs
Article Metrics
Abstract View : 37 timesPDF : 20 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.