Profil multidimensi social anxiety pada remaja awal: temuan dari aspek fisiologis, kognitif, afektif, dan perilaku serta implikasinya bagi konseling sekolah

Bella Sonia(1*), Nilma Zola(2), Dina Sukma(3), Rahmi Dwi Febriani(4),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(3) Universitas Negeri Padang
(4) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author




Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat social anxiety pada siswa serta implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 102 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh untuk penarikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan skala social anxiety yang mencakup aspek fisiologis, kognitif, afektif, dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan social anxiety siswa berada pada kategori sangat tinggi sebesar 45%. Secara rinci, aspek kognitif berada pada kategori sangat tinggi (59%), aspek afektif (48%), dan aspek perilaku (35%), aspek fisiologis (56%),  yang juga menunjukkan kecenderungan tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa social anxiety merupakan kondisi yang dominan dialami oleh siswa, sehingga diperlukan intervensi yang tepat melalui layanan bimbingan dan konseling, baik secara preventif maupun kuratif, untuk membantu siswa dalam mengelola kecemasan sosial dan meningkatkan kemampuan interaksi sosial mereka.


References

Barlow, D. H. (2004). Anxiety and its disorders: The nature and treatment of anxiety and panic. New York, NY: Guilford Press.

Clark, D. A., & Beck, A. T. (2023). Anxiety and worry workbook. New York, NY: Guilford Publications.

Hofmann, S. G. (2007). Cognitive factors that maintain social anxiety disorder: A comprehensive model and its treatment implications. Cognitive Behaviour Therapy, 36(4), 193–209. https://doi.org/10.1080/16506070701421313

Hurlock, E. B. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Husna, C. (2015). Hubungan spiritualitas dengan harga diri pasien ulkus diabetik di poliklinik endokrin rumah sakit umum daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2014. Idea Nursing Journal, 6(1), 61–68.

La Greca, A. M., & Lopez, N. (1998). Social anxiety among adolescents: Linkages with peer relations and friendships. Journal of Abnormal Child Psychology, 26(2), 83–94. https://doi.org/10.1023/A:1022684520514

Leary, M. R., & Kowalski, R. M. (1997). Social anxiety. New York, NY: Guilford Press.

Niman, S., Tania, H., & Wijaya, Y. M. (2022). Gambaran tingkat kecemasan remaja sekolah menengah pertama yang tinggal di daerah rawan banjir. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 304–310. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.222

Pottegård, A., Hallas, J., Hernández-Díaz, S., & Zoëga, H. (2014). Danish ADHD data sets. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 55(12), e6–e6. https://doi.org/10.1111/jcpp.12270

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Rapee, R. M., & Heimberg, R. G. (1997). A cognitive-behavioral model of anxiety in social phobia. Behaviour Research and Therapy, 35(8), 741–756. https://doi.org/10.1016/S0005-7967(97)00022-3

Santrock, J. W. (2020). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.

Silaen, S. (2018). Metodologi penelitian sosial untuk penulisan skripsi dan tesis. Bogor: In Media.

Skinner, B. F. (1953). Some contributions of an experimental analysis of behavior to psychology as a whole. American Psychologist, 8(2), 69–78. https://doi.org/10.1037/h0057863

Spence, S. H., Rapee, R., McDonald, C., & Ingram, M. (2001). The structure of anxiety symptoms among preschoolers. Behaviour Research and Therapy, 39(11), 1293–1316. https://doi.org/10.1016/S0005-7967(00)00098-X

Spielberger, C. D. (1972). Conceptual and methodological issues in anxiety research. In C. D. Spielberger (Ed.), Anxiety: Current trends in theory and research (Vol. 2, pp. 481–493). New York, NY: Academic Press.

Stein, M. B., & Stein, D. J. (2008). Social anxiety disorder. The Lancet, 371(9618), 1115–1125. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(08)60488-2

Sugiyono. (2012). Metode penelitian administrasi dilengkapi metode R & D. Bandung: Alfabeta.

Wells, A., Clark, D. M., Salkovskis, P., Ludgate, J., Hackmann, A., & Gelder, M. (1995). Social phobia: The role of in-situation safety behaviors in maintaining anxiety and negative beliefs. Behavior Therapy, 26(1), 153–161. https://doi.org/10.1016/S0005-7894(05)80088-7

Widyaningrum, H., & Mansoer, W. W. D. (2023). The role of mindfulness in the relationship of anxiety and resilience in adolescents and adults post COVID-19 pandemic. Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(4), 539–544.

Yusuf, A. M. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Jakarta: Prenada Media.


Full Text: PDF

DOI: 10.24036/0001393chr2026
10.24036/0001393chr2026

Article Metrics

Abstract View : 43 times
PDF : 46 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 BELLA SONIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.