Hubungan Self Confidence Dengan Kesulitan Belajar Pada Siswa Broken Home
(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(3) Universitas Negeri Padang
(4) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author
Abstract
Kesulitan belajar merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya kendala yang dialami siswa dalam menerima informasi, memahami materi, mengolah pengetahuan, serta mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Salah satu faktor psikologis yang diduga berkaitan dengan kesulitan belajar adalah self confidence atau kepercayaan diri. Permasalahan tersebut menjadi penting untuk dikaji pada siswa yang berasal dari keluarga broken home, karena kondisi keluarga dapat berkaitan dengan perkembangan psikologis dan proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self confidence, mengetahui gambaran kesulitan belajar, serta mengetahui hubungan antara self confidence dengan kesulitan belajar pada siswa broken home di SMPN 5 Ranah Pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 45 siswa broken home, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen self confidence dan kesulitan belajar, sedangkan analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui analisis deskriptif, uji prasyarat, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self confidence siswa secara umum berada pada kategori rendah, sedangkan kesulitan belajar siswa secara umum berada pada kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,122 dengan nilai signifikansi sebesar 0,424 (p > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dengan tingkat hubungan yang sangat lemah antara self confidence dan kesulitan belajar, namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara self confidence dengan kesulitan belajar pada siswa broken home di SMPN 5 Ranah Pesisir tidak terbukti secara statistik.
References
Abdurrahman, M. (1999). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Rineka Cipta.
Amalia Rizza, & Tago Mahli Zainuddin. (2023). Kenakalan remaja pada keluarga broken home (studi kasus keluarga muslim di Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk). Repository UMY.
Andiwijaya, D., & Liauw, F. (2020). Educational Guidance and Counseling Development Journal p-ISSN: 26153661 | e-ISSN: 2615-8358 Vol. 1, No. 1, April 2018, xxx–xxx Pusat Pengembangan Kepercayaan Diri. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 1(2), 1695.
Aprillianti, S. W., & Kusuma Dewi, D. (2022). Hubungan antara Self-Efficacy dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA X. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 13(2), 195–213.
Ardilla, & Cholid, N. (2021). Pengaruh broken home terhadap anak. STUDIA: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa, 6(1), 1–14.
Barus, K. A., Amanda, D., & Pasaribu, L. (2023). “Broken home” dan dampaknya terhadap perkembangan psikologi anak serta. ELETTRA: Jurnal Pendidikan Penyuluhan Agama Kristen, 1(2), 24–37.
Buleuen, C., & Amalia, I. (2023). Eksplorasi self confidence pada mahasiswa keluarga miskin dalam melanjutkan pendidikan. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(4), 675–685.
Cahyono, H. (2019). Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1–4.
Dalyono, M. (2015). Psikologi pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Fajriyati, M., Nurdin, S., & Nelissa, Z. (2022). Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh). TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Ina, M., Hesty, T. S., & Vira, R. (2021). Analisis kesulitan belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5 SDN Dukuh 3. Jurnal Pendidikan dan Dakwah, 3(2), 358–367.
Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan tif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Kinanty Jelita, S. (2024). Upaya guru meningkatkan self confidence siswa. Seminar Nasional dan Publikasi Ilmiah 2024 FIP UMJ, 800–809.
Lauster, P. (1992). Tes kepribadian (D. H. Gulo, Penerjemah). Bumi Aksara.
M. Faiq Atho’illah, Tri Suyati, & Agus Setiawan. (2023). Hubungan kepercayaan diri dengan penyesuaian diri siswa putra kelas VII SMP Al Musyaffa Kendal. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 1(5), 284–298.
Maharani, I., dkk. (2023). The Problems of Broken Home toward Students’ Mental and Achievement at Grade IV SDN 23 Lolong Padang Utara, Padang City. TOFEDU: The Future of Education Journal, 2(2), 449–455.
Muhsin, M., Puji Sugiharto, D. Y., & Awalya, A. (2023). The Effects of Self-Confidence and Social Support on Student’s Learning Loss. Jurnal Bimbingan Konseling, 12(1), 45–51.
Pangayom, C., Damaiyanti, E., Hidayah, N. E., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Pendidikan karakter sebagai upaya membangun self confidence dan keterampilan sosial anak broken home. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2004–2014.
Simanjuntak, R. I., & Julita Latuhihin. (2023). Keluarga yang broken home dan perkembangan karakter anak di SMP Negeri 2 Sentani Jayapura. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 15–22.
Sri Munawarah, A. Batubara. (2023). Kesulitan belajar pada. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 12640–12650.
Wulandari, D., & Fauziah, N. (2019). Pengalaman remaja korban broken home (studi kualitatif fenomenologis). Jurnal EMPATI, 8(1), 1–9.
Yohanes, R. A., & Hafsemi Rapsanjani, F. (2023). Analisis upaya guru mengatasi kesulitan belajar. 4, 77–82.
Zaki, M., & Saiman. (2021). Garuda2476872. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4, 1–4.
DOI: 10.24036/0001435chr2026
Article Metrics
Abstract View : 85 timesPDF : 67 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 sri defi yulanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





